Dolar AS Sedang Lemas, Harga Emas Antam Naik

Dolar AS Sedang Lemas, Harga Emas Antam Naik

Ekonomi & Bisnis

Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat lagi, yaitu Rp 1.010 per gram menjadi Rp 617.400 hari ini.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia hari ini (10/10/18), harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram naik menjadi Rp 61,74 juta dari harga kemarin Rp 61,63 juta.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Produk Gram Harga per gram 10 Okt 18 (Rp) Harga per gram 9 Okt 18 (Rp) Selisih (%)
Emas Batangan 1 673.000 671.000 0,30%
Emas Batangan 2 646.500 645.500 0,15%
Emas Batangan 3 640.000 639.000 0,16%
Emas Batangan 5 636.400 635.400 0,16%
Emas Batangan 10 627.500 626.500 0,16%
Emas Batangan 25 621.020 620.020 0,16%
Emas Batangan 50 618.600 617.600 0,16%
Emas Batangan 100 617.400 616.390 0,16%
Emas Batangan 250 615.842 614.834 0,16%
Emas Batangan 500 615.236 614.228 0,16%
Harga beli kembali 581.000 -100,00%

Sumber: Logammulia

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini tidak tersedia sehingga dapat menggunakan harga kemarin Rp 581.000 per gram.

Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Untuk jenis lain, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Penguatan emas ukuran kecil itu mengindikasikan adanya kenaikan risiko kemarin. Kemarin, nilai tukar dolar AS masih menguat secara beruntun sejak pekan lalu.

Saat ini, kondisi pasar keuangan dan investasi domestik masih positif karena dolar AS mulai melemah terbatas. Pasar spot valas menunjukkan penguatan tipis, yaitu 0,07% menjadi Rp 15.215 per dolar AS.

Untuk surat berharga, pasar saham menunjukkan apresiasi 0,13% menjadi 5.804, sedangkan pasar obligasi masih terkoreksi. Koreksi pasar obligasi ditunjukkan oleh kenaikan yield seri acuan 10 tahun, yaitu sebesar 4 basis poin (bps) menjadi 8,59%.

Sumber : cnbcindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *