Pemerintah Pusat akan Kembangkan Terminal Simpang Aur, Ini Konsepnya

Pemerintah Pusat akan Kembangkan Terminal Simpang Aur, Ini Konsepnya

Ekonomi & Bisnis

Kementerian Perhubungan tertarik mengembangkan Terminal Bis Simpang Aur, Kota Bukittinggi. Kepala Seksi Operasi dari Kementerian Perhubungan, Rizki Fauzi Rahman menyebut, ada potensi terminal kebanggaan Bukittinggi ini menjadi lebih maju.

“Kita sudah survei dan bisa diajukan ke Kementerian Keuangan agar terminal berkonsep modern. Dibawahnya aktivitas bus, diatasnya ada semacam ritel atau pertokoan,” ujarnya, Jum’at 21 September 2018.

Rizki mengatakan, untuk mengembangkan Terminal Simpang Aur, butuh banyak kajian seperti studi kelayakan, amdal maupun keuangan. “Ini masih survei tahap awal, jadi belum bisa terlalu banyak bicara. Kalau semua kajian sudah oke, itu pun tergantung persetujuan Kementrian Keuangan,” jelasnya.

Hanya saja, dia menekankan jika rencana ini merupakan bagian pemanfaatan aset negara menjadi lebih baik dari sebelumnya. “Kan gak mungkin terminal ini seperti itu saja dari tahun ke tahun,” katanya.

Informasi yang berhasil dihimpun KLIKPOSITIF, Kepala UPTD Terminal Aur Kuning, Saf menyebut jika terminal ini merupakan terminal tersibuk di Sumatera Barat. Terminal ini dibangun pada tahun 1980 dan bisa digunakan setahun setelah itu.

Sebelumnya lokasi terminal ini berada di kawasan Pasar Banto. Selanjutnya, terminal ini berkembang cepat setelah pemerintah juga membangun Pasar Grosir Aur Kuning. Dalam sehari, sebut Saf, bus yang masuk ke terminal berkisar 300-an dan meningkat tajam saat momen Lebaran.

“Lahan awal terminal ini ada 3,43 hektar, setelah pengembangan pasar tersisa sekitar 1,1 hektar. Pada 1 Januari 2017 lalu, pengelolaan terminal diambil alih Pemerintah Pusat dari Pemerintah Daerah,” tutupnya.

[Hatta Rizal]

Oleh Agusmanto

Sumber : news.m.klikpositif.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *