Tim Jokowi Gerak Cepat di Sumbar, Kubu Prabowo Santai Saja

Tim Jokowi Gerak Cepat di Sumbar, Kubu Prabowo Santai Saja

Politik

Pergerakan politik jelang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 kian menghangat, termasuk di Sumatera Barat (Sumbar). Kamis (6/9), koalisi partai pengusung Jokowi-Ma’ruf sudah menetapkan Ketua tim pemenangan yang akan dikomandoi Ketua DPD Golkar Sumbar, Hendra Irwan Rahim.

Jauh sebelumnya, berbagai tim relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf juga telah mendeklarasikan diri mendukung Jokowi dua periode. Mereka bertekad memenang suara Jokowi yang sempat kalah telak oleh Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 silam.

Kubu pendukung Capres Prabowo- Sandiaga Uno terkesan santai menanggapi gerak cepat partai koalisi Jokowi-Ma’ruf di Ranah Minang. “Tidak masalah bagi kami. Masing-masing partai pengusung sudah jelas. Tim dan relawan bukanlah segala-galanya. Terpenting itu konstituen dan kami lebih mengutamakan masyarakat,” kata Sekretaris Partai Gerindra Sumbar, Desrio Putra saat dihubungi Jawapos.com, Jumat (7/9).

Tim Jokowi Gerak Cepat di Sumbar, Kubu Prabowo Santai Saja
Sekretaris Partai Gerindra Sumbar, Desrio Putra (Riki Chandra/JawaPos.com)

Desrio berharap, kelak lebih banyak warga Sumbar yang akan menjadi tim pemenangan Prabowo-Sandiaga. “Masyarakat Sumbar cerdas berpolitik. Berpendirian teguh dan tigak gampang dibujuk rayu,” terangnya.

Menurut Desrio, dalam menentukan pilihan, mayoritas warga Ranah Minang tidak memandang siapa tim suksesnya. Namun lebih kepada sosok Capres dan Cawapres itu sendiri. “Siapapun tokoh yang berada dalam tim pemenangan tidak menentukan kalah menangnya kompetisi Pilpres. Yang menentukan adalah calon presiden dan wakil presidennya,” katanya.

Soal belum dibentuknya tim pemenangan partai koalisi di Sumbar, Desrio mengatakan, pembentukan tim pemenangan Prabowo–Sandiaga Uno masih menunggu arahan dari pusat. “Kita tunggu arahan dari pusat. Sebab tim pemenangan di pusat juga belum final,” katanya.

Kendati belum memiliki tim pemenangan, namun Gerindra tak risau. Sebab pada Pilpres 2014, suara untuk Prabowo menang telak di Sumbar. Saat itu, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa meraup 1.797.505 suara atau 76,92 persen sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla memperoleh 539.308 suara atau 23,08 perssen. Desrio yakin, suara itu tidak akan bergeser pada Pilpres 2019, meski tim pemenangan kalah dulu terbentuk.

Sumber : jawapos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *