Pantai Sasak Destinasi Wisata Pasaman Barat 3

Pantai Sasak Destinasi Wisata Pasaman Barat

Wisata & Kuliner

Pantai Sasak di Pasaman Barat adalah sebuah tempat wisata pantai yang eksotis dan menyenangkan untuk mengisi liburan akhir pekan. Pantai yang landai, dengan pasir putih membentang sepanjang puluhan kilo meter. Suasana terasa semakin nyaman sejak pohon penghijauan yang ditanam beberapa tahun yang lalu telah berdiri kokoh dan rindang.

Pantai Sasak yang berada di pantai barat Sumatera, sunset nya tidak kalah dengan Tanah Lot di Bali. Ketika cuaca baik dengan langit yang jernih, wisawan lokal dapat menikmati keindahan sunset dari pantai Sasak.

Sembari minum air kelapa muda dibalai-balai di bawah pohon pelindung, wisatawan bisa menikmati indahnya mentari masuk peraduan.

Pantai Sasak Destinasi Wisata Pasaman Barat

Tidak terlalu sulit untuk mencapai pantai Sasak. Dari Padang hanya butuh waktu 4 jam untuk jarak tempuh sejauh 205 km. Jalan nasional yang telah diperlebar membuat waktu tempuh semakin kecil. Jika takut dengan macet yang menggagu disepanjang jalan Lubuk Alung, kita dapat menempuh jalan alternatif melalui Bandara Minangkabau.

Pantai Sasak Destinasi Wisata Pasaman Barat 1

Dari Simpang Empat Pasaman Barat, pantai Sasak hanya berjarak 20 km. Jalan propinsi dengan aspal hotmix membuat perjalanan tidak mengalami hambatan yang berarti.

Pemda Pasaman Barat dari waktu kewaktu selalu berusaha untuk membenahi destinasi wisata ini. Sasak yang dulunya hanya perkampungan nelayan, sekarang sudah dirobah menjadi tempat liburan akhir pekan yang menarik.

Selain menyajikan keindahan alam, pantai sasak juga menyediakan berbagai kuliner untuk memanjakan selera pengunjung. Ada gulai sabo sabo yang merupakan makanan khas daerah ini, berisi berbagai jenis ikan dengan kuah santan. Rasa pedas khas Minangkabau pada gulai sabo sabo yang tidak akan ditemukan di daerah lain, menambah nikmatnya selera makan.

Panggang ikan pacak jenis kuliner lain yang membuat pengunjung betah ke pantai Sasak.  Ikan segar yang baru diangkat dari pukat nelayan dipanggang langsung dengan dibubuhi bumbu khas panyai Sasak. Panggang ikan Sasak akan lebih terasa nikmatnya jika dimakan tanpa nasi.

Pantai Sasak Destinasi Wisata Pasaman Barat 2

“Jika datang hari Selasa, akan lebih banyak lagi jenis kuliner yang tersedia,” ujar Asni salah seorang pengusaha kuliner di pantai Sasak ke SERUJI.

“Hari Selasa banyak nelayan yang pulang dari laut. Berbagai jenis ikan akan tersedia. Kuliner pun beraneka ragam tersedia. Mulai dari rendang lokan, sup kepiting, sampai ikan pacak dan gulai sabo sabo.”

Jika datang lebih pagi, kita bisa menyaksikan nelayan menarik pukat. Mereka bekerja 10-20 orang. Kaki dan hentakan tangan mereka yang se-ayun, sekan mereka tengah menari di pantai Sasak. Hal ini terus berulang sampai ikan tangkapan bisa dipungut untuk dibawa ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI). (Elfizon A/Hrn)

Sumber : seruji.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *