Diperiksa 24 Jam Kasus KM Sinar Bangun, Kadishub Samosir Tidak Ditahan

Berita Sumbar

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir, Nurdin Siahaan, tersangka tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun menjalani pemeriksaan secara maraton selama 24 jam di Polda Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, dalam pemeriksaan Nurdin didampingi kuasa hukum sejak Kamis siang, 12 Juli 2018, sekitar pukul 13.00 WIB hingga Jumat siang, 13 Juli 2018, sekitar pukul 14.00 WIB. “Dikembalikan dan belum dilakukan penahanan,” kata Tatan kepada wartawan di Medan, Jumat sore, 13 Juli 2018.

Namun, Tatan tidak membantah soal kemungkinan akan dilakukan penahanan terhadap Nurdin. “Adapun alasan penyidik belum melakukan penahanan, yakni penyidik akan melakukan pemeriksaan tambahan saksi ahli seperti ahli kelautan, ahli hukum tata negara dan BMKG,” ujar mantan Wakil Kepala Polrestabes Medan itu.

Polisi menetapkan Nurdin sebagai tersangka karena dinilai tidak menjalani tugasnya dan ada unsur kelalaian sehingga menyebabkan KM Sinar Bangun tenggelam, di Perairan Danau Toba, Senin, 18 Juni 2018. “Kemudian tersangka NS dikenakan wajib lapor 1 x seminggu,” katanya.

Selain Nurdin, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut telah menetapkan 4 orang tersangka, yakni Nakhoda Kapal Sinar Bangun, Poltak Soritua Sagala dan Kepala Pos Pelabuhan Simanindo Kabupaten Samosir, Golpa F Putra.

Sumber : viva.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *